<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gudang Sehat</title>
	<atom:link href="http://gudangsehat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudangsehat.wordpress.com</link>
	<description>Gudangnya Info dan Tips Seputar Kesehatan keluarga</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Dec 2009 09:49:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gudangsehat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gudang Sehat</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gudangsehat.wordpress.com/osd.xml" title="Gudang Sehat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gudangsehat.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Suara Denging Penderita Tinnitus Berkurang Dengan Terapi Musik</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/suara-denging-penderita-tinnitus-berkurang-dengan-terapi-musik/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/suara-denging-penderita-tinnitus-berkurang-dengan-terapi-musik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Anda ?]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan pada telinga]]></category>
		<category><![CDATA[Penderita Tinnitus]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Penderita Tinnitus mengalami gangguan pada telinga yang selalu berdenging, berdengung atau berisik yang lama kelamaan bisa membuat pendengaran berkurang atau hilang. Para ahli sudah banyak mencari cara untuk melakukan pengobatan suara berisik di telinga ini. Yang terbaru adalah penemuan dari peneliti Jerman yang menggunakan terapi musik yang didesain secara khusus. Cara murah dan mudah dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=56&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://images.detik.com/content/2009/12/29/763/telinga-(topnews)-dalam.jpg" alt="" width="200" height="182" />Penderita Tinnitus mengalami gangguan pada telinga yang selalu berdenging, berdengung atau berisik yang lama kelamaan bisa membuat pendengaran berkurang atau hilang. Para ahli sudah banyak mencari cara untuk melakukan pengobatan suara berisik di telinga ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang terbaru adalah penemuan dari peneliti Jerman yang menggunakan terapi musik yang didesain secara khusus. Cara murah dan mudah dengan terapi musik ini mampu mengurangi tingkat kebisingan suara di telinga para penderita Tinnitus.<span id="more-56"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti melakukan kajian terhadap partisipan dengan menggunakan musik favorit peserta yang dicocokkan dan dimodifikasi dengan frekuensi suara di telinga.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah satu tahun mendengarkan musik yang telah dimodifikasi itu, hasilnya partisipan mengalami penurunan suara bising pada telinga penderita Tinnitus. Perawatan murah ini dapat digunakan dengan teknik lain dalam pengobatan Tinnitus.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebanyak 39 pasien mengikuti penelitian ini. Mereka semua adalah penderita Tinnitus selama 5 tahun dan tidak punya masalah pendengaran lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Peserta dibagi dalam tiga kelompok masing-masing adalah kelompok terapi musik yang sudah dimodifikasi, terapi musik dengan versi tiruan serta kelompok dengan perawatan biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Peserta mendengarkan musik rata-rata 12 jam per minggu hingga akhir penelitian. Hasilnya, mereka yang mendengarkan musik yang telah dimodifikasi mengalami penurunan kebisingan suara yang signifikan dibanding mereka yang mendengarkan musik dummy (tiruannya).</p>
<p style="text-align:justify;">Kepala penelitian Dr Christo Pantev dari Westphalian Wilhelms University di Munster mengatakan pendekatan yang ditargetkan khusus pada bagian otak memberikan respons terhadap Tinnitus.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pendekatan musik seperti ini sangat menyenangkan, berbiaya rendah yang mampu mengurangi gejala Tinnitus,&#8221; katanya seperti dilansir dari <em>BBC</em>, Selasa (29/12/2009).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tulisan di jurnal <em>Proceedings of the National Academy of Sciences, </em>peneliti mengakui penyebab Tinnitus masih belum diketahui pasti, tetapi diduga karena bagian otak yang memproses suara terganggu.</p>
<p style="text-align:justify;">Diperkirakan 1-3 persen populasi di dunia mengalami gejala telinga berisik yang berimbas pada penurunan kualitas hidup bagi penderitanya. Terkadang penderita mengira suara bising dan berdengung berasal dari luar padahal suara tersebut dari dalam telinganya.</p>
<p style="text-align:justify;">Penyakit Tinnitus terjadi karena adanya kerusakan rambut mikroskopik di telinga yang membuat sel-sel pendengaran menjadi bocor karena tidak mampu menahan sinyal listrik ke otak sehingga terdengar suara berdenging yang amat berisik.</p>
<p style="text-align:justify;">Penyebab pasti Tinnitus ini masih diteliti tapi diduga antara lain pertambahan usia yang mengurangi kemampuan pendengaran, trauma di telinga akibat terlalu sering mendengar suara yang keras, efek samping penggunaan obat hingga gangguan rahang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://health.detik.com/read/2009/12/29/114717/1267594/763/suara-denging-penderita-tinnitus-berkurang-dengan-terapi-musik"><em>Detik.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=56&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/suara-denging-penderita-tinnitus-berkurang-dengan-terapi-musik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2009/12/29/763/telinga-(topnews)-dalam.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Pemicu Kantuk Sepanjang Hari</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/inilah-pemicu-kantuk-sepanjang-hari/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/inilah-pemicu-kantuk-sepanjang-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Anda ?]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi bakteri escherichia col]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu Kantuk Sepanjang Hari]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab sering menguap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Selalu merasa kehabisan tenaga dan kerap menguap padahal tidur cukup? Asupan makanan serta kondisi sangat lelah dapat menjadi pemicu Anda diserang kantuk sepanjang hari. Kelelahan yang teramat sangat ternyata ada hubungannya dengan infeksi pada saluran kencing. Berdasarkan berita yang dilansir WebMD, beberapa kasus seseorang terserang fatigue, akibat infeksi bakteri escherichia coli pada saluran kencing. Kalau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=52&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://lifestyle.okezone.com/photo/dt/content/2009/12/28/27/288819/7IjrUWYrYD.jpg" alt="" width="238" height="181" />Selalu merasa kehabisan tenaga dan kerap menguap padahal tidur cukup? Asupan makanan serta kondisi sangat lelah dapat menjadi pemicu Anda diserang kantuk sepanjang hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelelahan yang teramat sangat ternyata ada hubungannya dengan infeksi pada saluran kencing. Berdasarkan berita yang dilansir <em>WebMD</em>, beberapa kasus seseorang terserang fatigue, akibat infeksi bakteri <em>escherichia coli </em>pada saluran kencing.<span id="more-52"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau Anda sering kali menguap hingga dirasa melebihi batas, saatnya untuk memeriksakan urin ke dokter. Lakukan pemeriksaan secepatnya untuk mendapatkan informasi seputar <em>Urinary Tract Infection </em>(UTI).</p>
<p style="text-align:justify;">Asupan makanan yang tidak cukup juga membuat Anda kelelahan, dan cepat mengantuk. Dengan mengonsumsi makanan porsi seimbang, maka rasa kantuk pun enggan mendekat.</p>
<p style="text-align:justify;">Jenis makanan seperti nasi putih, mie, kue, ataupun roti jika terlalu banyak dikonsumsi juga mengundang kantuk lebih sering lagi. Pasalnya, kadar gula dalam makanan tersebut membuat kadar gula darah meningkat.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://lifestyle.okezone.com/read/2009/12/28/27/288819/inilah-pemicu-kantuk-sepanjang-hari"><em>Okezone.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=52&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/inilah-pemicu-kantuk-sepanjang-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lifestyle.okezone.com/photo/dt/content/2009/12/28/27/288819/7IjrUWYrYD.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Seks Itu Bikin Sehat</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/seks-itu-bikin-sehat/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/seks-itu-bikin-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Anda ?]]></category>
		<category><![CDATA[hormon endorfin]]></category>
		<category><![CDATA[hormon seks]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Itu Bikin Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Kepuasan di ranjang berkaitan erat dengan kesehatan. Tapi tahukah Anda, kegiatan seksual juga memberi efek positif bagi kesehatan, terutama bila kegiatan yang satu ini terus dipelihara sampai tua? Asal tahu saja: - Seks membakar lemak dan meningkatkan kekebalan tubuh. - Seks mendorong otak untuk menghasilkan hormon endorfin, &#8220;obat antisakit&#8221; alami yang diproduksi oleh tubuh. - [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=47&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/03/1057143p.jpg" alt="" width="219" height="188" />Kepuasan di ranjang berkaitan erat dengan kesehatan. Tapi tahukah Anda, kegiatan seksual juga memberi efek positif bagi kesehatan, terutama bila kegiatan yang satu ini terus dipelihara sampai tua? Asal tahu saja:</p>
<p style="text-align:justify;">- Seks membakar lemak dan meningkatkan kekebalan tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">- Seks mendorong otak untuk menghasilkan hormon endorfin, &#8220;obat antisakit&#8221; alami yang diproduksi oleh tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">- Seks mengendurkan stres dan memberikan rasa senang.<span id="more-47"></span></p>
<p style="text-align:justify;">- Orang yang aktif secara seksual memiliki tingkat hormon seks alami yang lebih tinggi ketimbang yang tidak aktif. Semakin aktif, semakin Anda ingin terus rajin berolah seks.</p>
<p style="text-align:justify;">- Perubahan fisik akibat proses menua pada orang yang kehidupan seksualnya terus aktif tidak akan sebesar pada orang-orang yang tak aktif secara seksual. Gairah seksualnya pun tidak begitu dipengaruhi oleh proses penuaan.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jangan batasi seks hanya pada penetrasinya. Ada banyak variasi cara untuk mengakrabkan diri secara fisik dan semuanya baik bagi kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;">- Energi yang dihabiskan saat berhubungan seksual setara dengan berjalan mendaki dua buah tangga, sehingga jarang sekali membahayakan. Namun, kalau Anda menderita gangguan kesehatan tertentu periksakan diri ke dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">- Menjadi aktif secara seksual memang menyehatkan baik secara fisik maupun emosional, tapi tetap saja mesti berhati-hati terhadap penyakit yang menular lewat hubungan seksual.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/12/28/10380714/seks.itu.bikin.sehat"><em>kompas.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=47&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/seks-itu-bikin-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/03/1057143p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kopi &amp; Teh Perangi Diabetes Tipe 2</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kopi-teh-perangi-diabetes-tipe-2/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kopi-teh-perangi-diabetes-tipe-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 09:03:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi & Teh Perangi Diabetes Tipe 2]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Teh]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaata Minum Kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengatakan bahwa minum kopi adalah tradisi seluruh dunia rasanya tidak salah. Statistik menunjukkan, orang di seluruh dunia mengonsumsi lebih dari 400 miliar cangkir kopi setiap tahun. Misalnya, di Amerika Serikat, 30 juta orang dewasa menjadikan kopi sebagai minuman harian, di mana hampir 7 pounds (sekira 3,2 kg) kopi dikonsumsi tiap orang per tahunnya. Penelitian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=27&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Untuk mengatakan bahwa minum kopi adalah tradisi seluruh dunia rasanya tidak salah. Statistik menunjukkan, orang di seluruh dunia mengonsumsi lebih dari 400 miliar cangkir kopi setiap tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya, di Amerika Serikat, 30 juta orang dewasa menjadikan kopi sebagai minuman harian, di mana hampir 7 pounds (sekira 3,2 kg) kopi dikonsumsi tiap orang per tahunnya. Penelitian baru <span id="more-27"></span>menemukan fakta bahwa minum kopi dan teh (kafein secara keseluruhan) membantu menurunkan risiko terhadap diabetes. Demikian menurut sebuah artikel yang dimuat <em>Sheknows</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jangan sepelekan kebutuhan kafein</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kafein tak hanya bisa dimanfaatkan untuk menemani kerja lembur Anda. Tak ada alasan untuk mengabaikan kebutuhan kafein (meski doktor Anda mengatakan sebaliknya), sebab kajian baru mengatakan, konsumsi kopi dan teh harian berkaitan dengan pengurangan risiko diabetes.</p>
<p style="text-align:justify;">Kajian yang dipublikasikan pada <em>the Archives of Internal Medicine </em>meninjau sejumlah kajian lebih kecil yang membahas topik konsumsi kopi dan teh serta efeknya terhadap kesehatan. Para peneliti memperbandingkan 18 kajian dan memperoleh statistik penelitian mencapai lebih dari 450 ribu orang. Berdasarkan data terkait, ternyata setiap penambahan konsumsi cangkir kopi per hari sama dengan pengurangan risiko diabetes tipe 2 sebesar 7 persen.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Diabetes tipe 2 umum terjadi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Diabetes tipe 2 berhubungan dengan pertumbuhan obesitas dan diet yang salah. Diabetes tipe 2 adalah penyakit yang menyebabkan pankreas tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau mencegah tubuh dari mendapatkan manfaat yang diperlukan dari insulin.</p>
<p style="text-align:justify;">Idealnya, tubuh mendapatkan energi oleh pembuatan glukosa yang berasal dari makanan, seperti roti, kentang, beras, pasta, susu, dan buah. Untuk menggunakan glukosa ini, tubuh membutuhkan insulin, sebuah hormon yang membantu tubuh mengontrol tingkat glukosa atau gula dalam darah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bahaya diabetes bagi kesehatan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dari 90 persen diabetesi (penderita diabetes) menderita diabetes tipe 2. Diabetes meningkatkan risiko kerusakan pada pembuluh darah kecil dan sejumlah saraf karena peningkatan level glukosa dalam darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Diabetes juga meningkatkan risiko pengerasan pembuluh darah besar yang menyebabkan serangan jantung, stroke, atau berkurangnya aliran darah ke kaki. Diabetes pun memberi dampak pada mata dan ginjal.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hubungan kopi dan teh dalam pencegahan diabetes</strong><br />
<strong><br />
</strong><br />
Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum kopi secara teratur bisa mengurangi serangan diabetes tipe 2 sebanyak 7 persen per cangkirnya. Namun, sebelum Anda ke pergi Starbucks untuk memesan Venti Bold, Anda perlu tahu bahwa ada batasan minum kopi yang masih bisa ditolerir.</p>
<p style="text-align:justify;">Takaran yang disarankan adalah 4 atau 5 cangkir (8 ons) kopi per hari. Meminum 4 cangkir kopi mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 sekira 25 persen dibandingkan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Sebagai catatan, Venti Bold milik Starbucks berukuran 20 ons.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Teh juga punya manfaat sama</strong><br />
<strong><br />
</strong><br />
Kajian terbaru menemukan fakta bahwa teh juga memberikan manfaat yang sama seperti kopi. Minum sekira 4 atau 5 cangkir (8 ons) teh setiap hari akan menurunkan risiko diabetes tipe 2 sekira 25 persen dibandingkan orang yang tidak pernah minum teh.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti kopi, manfaat kesehatan lainnya juga selalu dihubungkan dengan kebiasaan minum teh secara rutin. Kajian menekankan pada nilai antioksidan yang ditemukan pada teh hijau dan teh hitam untuk mengurangi risiko <em>gastric</em> (berhubungan dengan lambung), kanker kulit, serta kanker tenggorokan. Sejumlah manfaat ini berhubungan dengan mengonsumsi rata-rata 4 atau lebih cangkir teh per hari secara teratur.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://lifestyle.okezone.com/read/2009/12/29/27/289063/kopi-teh-perangi-diabetes-tipe-2"><em>Detik.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=27&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kopi-teh-perangi-diabetes-tipe-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenali Tanda Stres pada Bayi</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenali-tanda-stres-pada-bayi/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenali-tanda-stres-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Prilaku bayi]]></category>
		<category><![CDATA[seputar kesehatan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda bayi merengek]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda Stres pada Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Tak mudah mengenali tanda-tanda stres pada bayi (0-12 bulan) karena keterbatasan cara berkomunikasinya. Lantaran itu, orangtua sebaiknya peka akan perubahan perilaku bayi. Tanda-tanda stres yang dapat dikenali pada bayi adalah: - Kerewelan atau tangisan yang berkepanjangan. - Tidur gelisah, sebentar-sebentar terbangun. - Nafsu makan/minum menurun. Atau ketika ditimbang pertambahan berat badannya tidak menggembirakan, bahkan mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=21&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>Tak mudah mengenali tanda-tanda stres pada bayi (0-12 bulan) karena keterbatasan cara berkomunikasinya. Lantaran itu, orangtua sebaiknya peka akan perubahan perilaku bayi. Tanda-tanda stres yang dapat dikenali pada bayi adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">- Kerewelan atau tangisan yang berkepanjangan.<br />
- Tidur gelisah, sebentar-sebentar terbangun.<span id="more-21"></span><br />
- Nafsu makan/minum menurun. Atau ketika ditimbang pertambahan berat badannya tidak menggembirakan, bahkan mungkin menurun.<br />
- Ketika diajak bermain, seperti tak bersemangat atau malah menangis.<br />
- Maunya selalu digendong dan tak mau ditinggal.<br />
- Menunjukkan perilaku agresif dengan merebut atau memukul.<br />
- Memalingkan wajah atau menangis ketika melihat ibu/ayah karena merasa Anda tak memerhatikannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyebab stres</strong><br />
<strong>- Merasa tak nyaman</strong><br />
Stres pada usia bayi sebenarnya lebih cenderung sebagai respons ketidaknyamanan yang dialami secara berkepanjangan. Misalnya celana basah atau kotor karena pipis atau pup, namun tidak lekas ditangani.</p>
<p style="text-align:justify;">Solusi:<br />
Peka akan kebutuhan bayi dengan selalu cepat merespon apa yang menjadi kebutuhannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>- Sakit</strong><br />
Kemungkinan juga bayi merasa tak nyaman karena mengalami sakit.<br />
Solusi:<br />
Periksakan si kecil pada dokter. Untuk mengurangi ketidaknyaman pada tubuhnya, sering-seringlah memeluk tubuhnya. Jangan lupa untuk memberikan ASI karena ada zat kekebalan tubuh alami terkandung di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>- Merasa diabaikan</strong><br />
Contoh yang paling sering ditemui yakni setelah cuti melahirkan selesai, ibu harus kembali bekerja, sehingga pengasuhan diserahkan pada sosok pengganti. Hal ini menyebabkan bayi kehilangan sesuatu yang membuatnya aman dan nyaman.</p>
<p style="text-align:justify;">Solusi:<br />
Persiapkan sedini mungkin sehingga bayi tidak merasa ditinggalkan begitu saja. Tentukan siapa yang akan mengasuhnya. Pastikan ia mendapatkan pengasuhan dan perawatan yang baik dan nyaman. Usai ibu bekerja, berikan kenyamanan dengan cara memeluk, mencium, dan mengajaknya bermain.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>- Overstimulasi</strong><br />
Hal ini kerap tidak disadari orangtua karena khawatir bayinya kurang mendapat stimulasi seperti yang dianjurkan para pakar.</p>
<p style="text-align:justify;">Solusi:<br />
- Peka terhadap tanda-tanda kebosanan yang ditunjukkan anak. Contoh, bayi yang sudah bosan umumnya akan rewel atau memberontak ingin bebas dari pegangan kita.<br />
- Ketahui tahapan perkembangan anak per usia. Dengan begitu, kita mengetahui kemampuan apa saja yang sudah harus dikuasai anak dan kemampuan mana yang belum saatnya diajarkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>- Kepanasan atau kedinginan</strong><br />
Perubahan cuaca yang sangat drastis atau tidak menentu bisa juga menyebabkan si kecil stres. Suasana rumah yang terlalu ramai juga kerap kali membuat si kecil merasa tidak tenang.</p>
<p style="text-align:justify;">Solusi<br />
Antisipasi sebelum masalah datang. ketika cuaca sedang terik, kenapakan anak baju tipis atau  nyalakan AC jika perlu. Atau jika rumah didatangi banyak orang, carikan ruangan yang kira-kira masih memungkinkan untuk bayi beristirahat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Editor: Anna</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : <a href="http://www.tabloid-nakita.com/" target="_blank">www.tabloid-nakita.com<!--more--></a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=21&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenali-tanda-stres-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membentuk Anak Cerdas Sejak Hamil</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/membentuk-anak-cerdas-sejak-hamil/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/membentuk-anak-cerdas-sejak-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Cerdas Sejak Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[makanan Sehat Ibu Hamil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai  lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya. Otak terletak di dalam tengkorak  yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta  membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=18&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong> </strong><img class="alignleft" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/05/25/1658249p.JPG" alt="" width="186" height="141" />Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai  lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Otak terletak di dalam tengkorak  yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta  membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan seluruh berat badan, berat otak <span id="more-18"></span>hanya mencapai 2 – 3 persen.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi peranan otak sangat besar dalam kehidupan sehari hari. Meskipun beratnya sangat kecil, tetapi kebutuhannya akan oksigen dan glukosa, paling banyak dibandingkan dengan organ organ lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada orang dewasa, diperlukan 600 mililiter oksigen (25 persen dari total konsumsi oksigen oleh tubuh) dan 100 mililiter glukosa per menit. Kebutuhan sebanyak itu harus dibawa oleh satu liter darah (20 persen dari seluruh darah yang dikeluar¬kan jantung setiap menit) yang mengalir ke otak.</p>
<p style="text-align:justify;">Terhentinya aliran darah selama tiga menit saja dapat mengakibatkan kerusakan sel otak, sedangkan aliran darah yang berhenti selama lebih dari sembilan menit akan mengakibatkan kematian.</p>
<p style="text-align:justify;">Susunan otak sangat rumit, tetapi secara sederhana dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Otak besar merupakan 70 persen dari seluruh isi otak, serta bertanggungjawab terhadap tingkat kecerdasan dan kemampuan berpikir kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam  otak besar inilah, informasi yang diterima oleh organ penginderaan diolah, disimpulkan dan ditanggapi. Otak kecil bervolume kira kira 10 persen dari seluruh otak, berfungsi sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tingkat Kecerdasan</strong><br />
Kecerdasan adalah suatu kemampuan mental yang dibawa oleh individu sejak lahir, untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru serta  memecahkan permasalahan permasalahan secara cepat dan tepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Tingkat kecerdasan anak sangat ditentukan oleh keadaan otak dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sifat genetis, lingkungan (fasilitas, sosial ekonomi keluarga), motivasi dan status gizinya. Kepandaian seseorang dapat  diukur dengan alat electro encephalogram (EEG), alat positron emission tomography (PET) dan tes IQ.</p>
<p style="text-align:justify;">Alat EEG dapat menangkap dan mencatat gelombang arus yang dipancarkan oleh otak. Sedangkan alat PET, mencatat reaksi otak terhadap suatu permasalahan.  Otak yang cerdas, hanya memerlukan sedikit reaksi untuk memecahkan masalah. Sedangkan yang kurang cerdas, tampak akan mengerahkan hampir semua bagian otaknya untuk menjawab permasalahan yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;">Tes IQ sejak lama telah dipakai. Tes ini sebagai salah satu cara untuk menduga tingkat kecerdasan seseorang. Orang orang yang terkenal, terbukti memiliki IQ yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya, Albert Einstein yang sangat ahli dalam bidang fisika, matematika dan juga pemain biola yang sangat piawai itu memiliki IQ 172 (72 persen lebih tinggi dari orang kebanyakan).</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian juga dengan Henri Poincare, seorang ahli matematika yang terkenal karena ketajaman intuisinya tercatat memiliki IQ di atas 200. Plato, Michael Angelo, Mozart dan tokoh tokoh lainnya, telah dicatat sejarah sebagai pemilik IQ yang tinggi serta ahli dalam bidangnya masing masing.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Tirtonegoro (1984), tingkat kecerdasan seseorang menyebar secara normal mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu: 1 persen cacat berat/idiot (IQ 0   25), 2 persen cacat agak berat/imbesil (IQ 25   50), 20 – 25 persen cacat ringan /debil (IQ 50   75) dan lamban belajar (IQ 75   85), 50 – 55 persen rata rata/normal (IQ 90   110), 20 – 25 persen superior (IQ 110   125), 2 persen sangat superior/gifted (IQ 125   140), dan 1 persen genius (IQ 140   200).</p>
<p style="text-align:justify;">Perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil dituntut untuk senantiasa menciptakan status gizi yang baik dan pera¬watan yang memadai, agar bayi yang kelak dilahirkan mengalami proses tumbuh kembang yang optimum.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekurangan Energi </strong><br />
Keadaan gizi ibu ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP, akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkem¬bangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemam¬puan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut. Selain itu, bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan anak yang dilahirkan dengan berat badan normal.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibu-ibu hamil yang cukup gizi akan mengalami pertambahan berat badan rata rata sebesar 12,5 kg selama 9 bulan kehamilannya dan akan melahirkan bayi dengan berat badan rata rata 3,3 kg. Untuk mencapai kondisi tersebut, ibu hamil harus cukup mengonsumsi bahan bahan makanan sumber energi, protein, vitamin dan mineral.</p>
<p style="text-align:justify;">Rata rata tambahan energi yang diperlukan selama masa kehamilan, adalah 80.000 kilokalori. Jumlah tersebut  terbagi atas 150 kilokalori per hari selama trimester (tiga bulan) pertama, 350 kilokalori per hari selama trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tambahan protein yang diperlukan untuk mencapai keadaan normal tersebut adalah 925 gram, yaitu rata rata 3,3 gram per hari selama masa kehamilannya. Tambahan protein yang diperlukan selama trimester pertama, kedua dan ketiga masing masing 1,2; 6,1 dan 10,7 gram per hari.  Selain itu diperlukan juga tambahan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi KEP pada ibu ibu hamil, sudah barang tentu akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang kelak dilahirkan. Yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konsumsi asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang (PUFA). Termasuk ke dalam kelompok PUFA adalah asam lemak Omega-3 dan asam lemak Omega-6.</p>
<p style="text-align:justify;">Asam lemak Omega-3 yang umumnya terdapat pada lemak ikan laut, terdiri dari asam lemak linolenat, asam eikosapentanoat (<em>eicosapentanoic acid</em> = EPA) dan asam dokosaheksanoat (d<em>ocosahexanoic acid</em> = DHA), yang masing-masing terdiri dari 3,5 dan 6 buah ikatan rangkap.  Asam lemak Omega-6 yang umumnya terdapat pada lemak biji-bijian, terdiri dari asam linolenat dan asam arakhidonat.</p>
<p style="text-align:justify;">Asam lemak Omega-3, khususnya DHA, telah diketahui sangat besar peranannya dalam perkembangan otak.  Sehingga keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain diperoleh dari ikan dan minyak ikan laut, saat ini beberapa industri pangan telah melakukan penambahan asam lemak DHA ke dalam susu untuk ibu hamil, maupun susu formula bayi. @<br />
<strong><br />
Prof. DR. Made Astawan<br />
Dosen di Departemen Teknologi<br />
Pangan dan Gizi-IPB<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Editor: acandra</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : <a href="http://www.gayahidupsehatonline.com/" target="_blank">www.gayahidupsehatonline.com<!--more--></a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=18&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/membentuk-anak-cerdas-sejak-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/05/25/1658249p.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Olahraga Tak Kenal Musim</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/olahraga-tak-kenal-musim/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/olahraga-tak-kenal-musim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Olah Raga Yuk!]]></category>
		<category><![CDATA[Klub Kebugaran]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga Yang Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini cuaca pada pagi hari sering tampak muram berawan. Takut hujan deras, Anda terpaksa membatalkan acara rutin jalan pagi. Seharusnya keadaan cuaca jangan jadi hambatan bagi Anda untuk tetap berolah tubuh. Berikut ini cara agar tubuh cukup bergerak, meski hujan turun pada pagi atau sore hari. -    Jalan-jalan di mal Berjalanlah mengelilingi mal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=14&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>Belakangan ini cuaca pada pagi hari sering tampak muram berawan. Takut hujan deras, Anda terpaksa membatalkan acara rutin jalan pagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Seharusnya keadaan cuaca jangan jadi hambatan bagi Anda untuk tetap berolah tubuh. Berikut ini cara agar tubuh cukup bergerak, meski hujan turun pada pagi atau sore hari.<span id="more-14"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-    Jalan-jalan di mal</strong><br />
Berjalanlah mengelilingi mal yang cukup luas. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk acara jalan sore sekaligus cuci mata itu. Setelah dihitung-hitung, ternyata cukup jauh juga jarak yang bisa Anda tempuh. Namun, setelah jalan-jalan, jangan buru-buru duduk di <em>food court</em> serta kalap memesan makanan dan minuman.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-    Bergabung di klub kebugaran</strong><br />
Pilihlah klub kebugaran yang nyaman. Sekalian jalan-jalan di mal, Anda bisa bergabung di klub kebugaran yang ada di pusat belanja itu. Pastikan Anda mendapat pelatih yang bermutu untuk membimbing Anda menggunakan peralatan yang tersedia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-    Berenang di kolam dalam ruangan (<em>indoor</em>)</strong><br />
Olah tubuh di air baik untuk persendian, dibandingkan jenis latihan lain, terutama jika ada cedera di persendian Anda. Kelas aerobik air biasanya diajarkan di kolam yang dangkal. Jadi, tak ada alasan bagi Anda yang takut pada kolam yang dalam untuk memilih olah tubuh jenis ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-    Beli peralatan kebugaran</strong><br />
Lari pagi bisa dilakukan di rumah memakai <em>treadmill</em>. Peralatan ini praktis dan mudah digunakan. Lakukan lari pagi itu sambil menonton televisi atau membaca koran sehingga Anda tak cepat bosan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/12/28/16104463/olahraga.tak.kenal.musim"><em>Kompas.com<!--more--></em></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=14&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/olahraga-tak-kenal-musim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat Bayi Pertama Kali Bicara</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/saat-bayi-pertama-kali-bicara/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/saat-bayi-pertama-kali-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:37:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Pertama Kali Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Celoteh bayi]]></category>
		<category><![CDATA[kapan saat bayi berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[seputar kesehatan bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang bayi ucapkan pertama kali saat berbicara? Yang jelas, sebelum bayi bisa berbicara bayi akan mulai dulu bermain dengan suara-suara celotehannya. Lalu kapan bayi mulai bisa mengucapkan kata pertamanya? Waktu yang penting untuk bayi belajar berbicara terjadi selama 3 tahun pertama kehidupannya. Karena saat itu otak bayi sedang berkembang pesat. Bayi akan mudah mengerti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=11&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/12/28/1118062p.jpg" alt="" width="239" height="152" />Apa yang bayi ucapkan pertama kali saat berbicara? Yang jelas, sebelum bayi bisa berbicara bayi akan mulai dulu bermain dengan suara-suara celotehannya. Lalu kapan bayi mulai bisa mengucapkan kata pertamanya?</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu yang penting untuk bayi belajar berbicara terjadi selama 3 tahun pertama kehidupannya. Karena saat itu otak bayi sedang berkembang pesat. Bayi akan mudah mengerti apa yang <span id="more-11"></span>dibicarakan oleh orangtuanya, tapi belum bisa mengucapkannya dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemampuan bayi dalam mengucapkan kata pertamanya sangat bervariasi tergantung dari masing-masing individu. Ada beberapa tahapan yang bisa dijadikan petunjuk dalam mengetahui kemampuan berbicara bayi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Bayi usia 3 bulan</strong><br />
Saat usia ini bayi mendengarkan kata-kata yang ucapkan orang lain dan memperhatikan mimik wajahnya. Terkadang bayi lebih banyak menyukai suara perempuan dibandingkan laki-laki. Tidak ada salahnya untuk merangsang vokalisasi bayi dengan lebih sering mendengarkan suara musik.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Bayi usia 6 bulan</strong><br />
Pada usia ini bayi mulai mengoceh dengan suara yang berbeda, seperti berkata &#8216;ba-ba&#8217; atau &#8216;da-da&#8217;. Saat usia 6 bulan akhir, bayi bisa menanggapi namanya sendiri, mengenali bahasa ibunya dan menggunakan nada suara untuk memberitahu jika bayi sedang bahagia atau sedih. Ocehan yang terjadi saat usia ini masih terdiri dari suku kata yang acak tanpa ada makna.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Bayi usia 9 bulan</strong><br />
Setelah berusia 9 bulan, bayi mulai dapat memahami beberapa kata dasar seperti &#8216;tidak&#8217;, &#8216;iya&#8217; atau &#8216;bye-bye&#8217;. Selain itu, bayi juga mulai menggunakan huruf konsonan lebih banyak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Bayi usia 12 bulan</strong><br />
Rata-rata bayi bisa mengucapkan beberapa kata sederhana seperti &#8216;mama&#8217; atau &#8216;dada&#8217; pada akhir usia 12 bulan serta mengerti apa yang dikatakannya. Pada usia ini bayi mulai bisa menanggapi atau paling tidak mengerti apa yang dibicarakan orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Bayi usia 18 bulan</strong><br />
Bayi pada usia ini mulai bisa mengatakan minimal 10 kata-kata sederhana, menunjuk ke orang atau benda serta mulai mengenali nama dari bagian tubuhnya. Saat usia ini bayi sering mengulangi kata dengan hanya mengucapkan suku kata terakhir.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Bayi usia 2 tahun</strong><br />
Pada usia ini bayi mulai bisa mengucapkan dua sampai empat kata dalam pengucapannya serta sudah lebih jelas maksud dari ucapannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Bayi usia 3 tahun.</strong> Bayi yang berusia 3 tahun kosa katanya semakin berkembang dengan cepat dan bisa mengucapkan beberapa kata, meskipun struktur kalimatnya belum terlalu benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dikutip dari <em>Parenting</em>, Selasa (29/12/2009) sekitar 1 dari 4 anak mengalami keterlambatan dalam hal berbicara dan kurang dari setengahnya membutuhkan bantuan terapi agar bisa membantunya berbicara.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Leslie Rescorla, PhD direktur dari Child Study Institute di Bryn Mawr College, waktu yang tepat bagi anak untuk mendapatkan pertolongan profesional adalah saat usianya 2,5 tahun. Karena jika di usia tersebut anak sudah mendapatkan bantuan, maka anak masih bisa mengejar ketinggalan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tanda-tanda anak mengalami keterlambatan berbicara adalah:</strong><br />
1. Anak masih berbicara dalam satu suku kata atau konsonan akhirnya saja.<br />
2. Anak tidak menggunakan dua kata dalam satu kalimat yang diucapkannya.<br />
3. Anak jarang mengucapkan kata atau frekuensi berbicaranya sedikit.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://health.detik.com/read/2009/12/29/125608/1267665/764/saat-bayi-pertama-kali-bicara"><em>Detik.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=11&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/saat-bayi-pertama-kali-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/12/28/1118062p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Sudah Kenyang Masih Ingin Terus Makan?</title>
		<link>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenapa-sudah-kenyang-masih-ingin-terus-makan/</link>
		<comments>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenapa-sudah-kenyang-masih-ingin-terus-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudangsehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Anda ?]]></category>
		<category><![CDATA[hormon ghrelin]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa lapar yang terus mendera]]></category>
		<category><![CDATA[sulit berhenti makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangsehat.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Perut sudah kenyang tapi keinginan makan terus muncul dan sulit berhenti. Peneliti menemukan alasan kenapa seseorang ingin terus makan meski perut sudah merasa kenyang. Dalam penelitian ini, ilmuwan tetap fokus pada kerja hormon ghrelin yakni hormon nafsu makan yang dihasilkan tubuh ketika lapar. Penelitian sebelumnya menyebut hormon ini muncul ketika lapar yang lalu sinyal lapar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=6&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://gudangsehat.files.wordpress.com/2009/12/makan-younglivin-org-uk-dalam.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5" title="makan-(younglivin.org.uk)-dalam" src="http://gudangsehat.files.wordpress.com/2009/12/makan-younglivin-org-uk-dalam.jpg?w=157&#038;h=149" alt="" width="157" height="149" /></a>Perut sudah kenyang tapi keinginan makan terus muncul dan sulit berhenti. Peneliti menemukan alasan kenapa seseorang ingin terus makan meski perut sudah merasa kenyang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penelitian ini, ilmuwan tetap fokus pada kerja hormon ghrelin yakni hormon nafsu makan yang dihasilkan tubuh ketika lapar. Penelitian sebelumnya menyebut hormon ini muncul ketika <span id="more-6"></span>lapar yang lalu sinyal lapar itu disampaikan ke otak agar segera makan. Sebelumnya juga disebutkan hormon ghrelin diproduksi di luar otak dan paling banyak ditemukan di lambung.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada penelitian terbaru yang dilakukan ilmuwan dari UT Southwestern Medical Center menemukan hormon ghrelin juga bisa bekerja di otak,&#8211; tanpa harus menunggu lapar&#8211;, yang membuat orang terus makan karena kegiatan makan itu oleh hormon ghrelin menyenangkan meski perut sudah penuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Peneliti melakukan percobaan terhadap tikus karena ghrelin manusia identik dengan ghrelin tikus. Pada penelitian ini, peneliti menguji dua perilaku standar tikus.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahap pertama peneliti menempatkan tikus-tikus yang sudah kenyang dan terpuaskan makannya di sebuah ruangan yang sebelumnya dipenuhi makanan berlemak tinggi dengan kemudian mengisinya dengan sedikit makanan hambar.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasilnya, tikus yang mendapat suntikan hormon ghrelin menyukai ruangan tersebut sedangkan tikus yang tidak mendapat suntikan hormon ghrelin bersikap tanpa respons.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tikus yang mendapat hormon ghrelin menikmati ruangan kosong itu, tidak masalah ruangan itu kosong karena mereka masih berhubungan dengan sesuatu yang menyenangkan,&#8221; kata Dr Mario Perello yang melakukan penelitian tersebut seperti dilansir dari<em> Sciencedaily</em>, Selasa (29/12/2009).</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tes kedua, tikus-tikus yang diberi suntikan hormon ghrelin tetap mengendus-endus makanan di bekas piring berlemak tinggi. Sedangkan tikus yang tidak menerima hormon ghrelin menyerah lebih cepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Para peneliti juga menemukan tindakan pemblokiran gen ghrelin di dalam darah bisa mencegah tikus berlama-lama berada di ruangan yang berkaitan dengan makanan berlemak tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apa yang kami tunjukkan adalah bahwa ada situasi di mana kita didorong untuk terus mencari dan makan walaupun kita sudah kenyang tanpa alasan lain, selain otak kita yang memberitahu kita untuk itu,&#8221; kata Dr Jeffrey Zigman, asisten profesor kedokteran internal dan psikiatri di UT Southwestern yang studinya telah muncul di edisi Biological Psychiatry.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Dr Zigman kerja hormon ghrelin di otak telah meningkatkan perasaan yang menyenangkan. &#8220;Mereka memberi kesenangan indra dan memotivasi kita untuk mendapatkannya lagi serta membantu kita menata ingatan agar kembali mendapatkan yang diinginkan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dr Mario Perello, mengatakan studi ini menjawab mengapa seseorang yang sudah kenyang masih ingin makanan penutup berkalori tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan penemuan ini diharapkan ada upaya untuk menurunkan kadar ghrelin atau memblokirnya untuk menolong mereka yang ingin mengurangi berat badannya. Serta meningkatkan kadar ghrelin bagi yang tidak punya nafsu makan karena sakit. <a href="http://health.detik.com/read/2009/12/29/143031/1267791/766/kenapa-sudah-kenyang-masih-ingin-terus-makan"><em></em></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://health.detik.com/read/2009/12/29/143031/1267791/766/kenapa-sudah-kenyang-masih-ingin-terus-makan"><em>Detik.com</em></a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gudangsehat.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gudangsehat.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gudangsehat.wordpress.com&amp;blog=11148474&amp;post=6&amp;subd=gudangsehat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangsehat.wordpress.com/2009/12/29/kenapa-sudah-kenyang-masih-ingin-terus-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d1bf9e93988c6d3d6449e1971bffcdb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gudangsehat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gudangsehat.files.wordpress.com/2009/12/makan-younglivin-org-uk-dalam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">makan-(younglivin.org.uk)-dalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
